Pemprov DKI Ancam Sanksi Pidana Pelanggar PSBB Transisi
Pemprov DKI Jakarta perpanjang limitasi sosial bertaraf besar (PSBB) peralihan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan ke depan bisa saja ada sangsi pidana buat warga yang menyalahi PSBB peralihan.

Pemprov DKI Ancam Sanksi Pidana Pelanggar PSBB Transisi

Posted on

Pemprov DKI Jakarta perpanjang limitasi sosial bertaraf besar (PSBB) peralihan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menjelaskan ke depan bisa saja ada sangsi pidana buat warga yang menyalahi PSBB peralihan.

Sangsi Pelanggar PSBB

Selama ini belumlah ada sangsi pidana (buat pelanggar PSBB transisi), ke depan ini memungkinkan diresmikan. Tetapi satu kali lagi kami meminta kerja samanya semua warga. Kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, di Pasar Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (17/7/2020).

Riza menjelaskan sangsi denda sampai pencabutan izin usaha telah ditata dalam Ketentuan Gubernur (Peraturan gubernur) Nomor 41 Tahun 2020 berkaitan PSBB peralihan. Riza minta pada warga untuk melapor jika lihat ada unit pekerjaan atau perseorangan yang menyalahi ketentuan PSBB untuk segera ditindak lanjuti.

“Sangsi telah ditata dalam Peraturan gubernur 41 Tahun 2020 mengenai sangsi administrasi, surat peringatan, penutupan sesaat, pencabutan izin, sangsi sosial, sangsi denda, sangsi pidana. Pekerjaan kami tetap akan lakukan penegakan disiplin serta kami meminta semua masyarakat jika mendapatkan unit pekerjaan atau siapapun yang menyalahi untuk disampaikan, dapat lewat camera, video dan lain-lain, hingga kelak dapat kami menindaklanjuti,” papar Riza.

“Jadi minta kerja samanya semua pihak untuk membantu penegakan disiplin serta kepatuhan kita bersama,” tambahnya.

Wajib Denda Bagi Pelanggar Yang Tidak Pakai Masker

Buat warga yang tidak memakai masker akan didenda Rp 250 ribu. Sesaat buat pertokoan serta tempat makan yang menyalahi ketentuan akan dikasih sangsi denda sejumlah Rp 25 juta.

“Telah ditata, buat yang tidak memakai masker 250 ribu, selanjutnya buat pertokoan, restoran, yang menyalahi sampai 25 juta, selanjutnya tempo hari kemarin kami sudah memberi sangsi pada restoran di mal-mal yang melewati kemampuan 50 % pengunjung. Kami terus menegakkan disiplin,” jelas Riza.

Lebih lanjut, Riza mengutarakan telah ada Rp 1,355 miliar uang terkumpul dari penegakan sangsi denda. Ia menjelaskan sangsi denda diaplikasikan hanya tidak untuk cari beberapa pundi rupiah, tetapi supaya warga patuh serta disiplin.

“Telah lebih dari Rp 1,355 miliar uang yang terkumpul dari sangsi-sanksi unit pekerjaan yang menyalahi. Kami tidak cari uang dari penegakan sangsi, kami ingin meminta semua taat, patuh serta disiplin,” paparnya.

Perpanjangan PSBB

Diketahui, PSBB peralihan babak 1 di Jakarta diundur sampai 14 hari ke depan. Salah satunya pertimbangannya, yaitu kenaikan banyaknya orang yang diuji Corona.

“Kembali lagi perpanjang PSBB peralihan babak 1 sampai 2 pekan ke depan,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, dalam siaran video pada Kamis (16/7).

Anies menjelaskan beberapa data paling baru masalah perlakuan virus Corona di DKI Jakarta. Dalam seminggu paling akhir, positivity rate di Jakarta naik jadi 5,9%.

Disamping itu, bed occupancy rate naik jadi 45%. Oleh karenanya, Anies menjelaskan sangat beresiko jika PSBB peralihan babak 1 dilonggarkan serta masuk dalam babak 2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *